Ciamis - Kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan utama di Dusun Cicapar, Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari terjawab melalui aksi proaktif. Pemerintah setempat, bekerja sama dengan berbagai pihak, menggelar kegiatan monitoring dan penebangan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang akibat usia lapuk maupun ancaman cuaca ekstrem yang kerap melanda.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026 ini tidak hanya berfokus pada pencegahan insiden tragis, tetapi juga bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta melindungi fasilitas umum dari potensi kerusakan. Kepedulian terhadap keselamatan menjadi dorongan utama di balik inisiatif ini, sebuah langkah yang sangat saya rasakan pentingnya sebagai bagian dari masyarakat yang kerap melintasi jalur tersebut.
“Kami wajib memastikan bahwa setiap pengguna jalan merasa aman saat melintas. Pohon-pohon yang sudah tua dan lapuk di pinggir jalan utama ini menjadi perhatian serius kami. Melalui monitoring rutin dan tindakan penebangan pohon yang berisiko, kami berupaya meminimalkan potensi bahaya, ” ujar Kopka Edwin S, Babinsa Desa Cicapar.
Tim teknis dari TPK, yang terdiri dari para pekerja terampil seperti Rojak, bagian pemotongan, Rudi, Ujang Suhendi, Asikin, serta dukungan dari Pa Totong dari Gol Cicapar, bersama dengan Kaur UM Asep Andri dan Kasi Pem Farid, bahu-membahu memastikan setiap pohon yang dianggap membahayakan segera ditangani dengan profesional.
Mayor Inf Haris Diana S.E., Danramil 1317/Banjarsari, menambahkan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. “Upaya seperti ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mendukung penuh setiap langkah yang diambil demi mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua, ” tegas Mayor Inf Haris Diana S.E.(PERS)

Updates.